Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mari Mengenal Suku - Suku Yang Ada di Indonesia

 sumber gambar Bolehtanya on flickr.com

Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia memiliki sebuah keragaman yang luar biasa. Bahkan, berkat keragaman inilah Indonesia sering disebut sebagai negara yang kaya akan budaya. Salah satu perbedaan dalam negara ini adalah suku bangsa.
 
Suku adalah suatu golongan atau kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan dalam beberapa hal. Misalnya, bahasa, kepercayaan, budaya/tradisi adat istiadat, atau bahkan ciri fisik. Sekelompok orang yang memiliki ciri sama ini akan hidup berdampingan dalam satu wilayah.
 
Di Indonesia sendiri, banyak sekali suku yang mendiami tiap-tiap daerah di Indonesia. Mulai dari pulau Sumatera sampai Papua, kita akan menemukan berbagai suku dengan kebudayaan unik yang berbeda-beda.
 
Indonesia adalah negara kepulauan, di mana di setiap pulau kita akan menemukan suku bangsa dengan ciri khas masing-masing. Berikut ini adalah lima pulau besar di Indonesia dan contoh suku bangsa yang mendiami pulau tersebut.

Suku di Pulau Sumatera

1. Suku Batak
 
Salah satu  suku yang ada di pulau paling barat Indonesia ini adalah suku Batak. Siapa yang tak kenal dengan suku yang satu ini? Mereka memiliki ciri bahasa dan dialek yang khas. 

Suku yang mendiami Pulau Sumatera ini memiliki budaya yang khas selain bahasa. Mulai dari cara berpakaian mereka dengan menggunakan kain songket, masakan khas, sampai pada tradisi sosial yang memiliki keunikan tersendiri.

2. Suku Aceh
 
Suku Aceh merupakan salah satu suku yang berada di ujung Sumatera, tepatnya di daerah Provinsi Aceh Nangroe Darussalam. Suku ini memeluk agama Islam dan bahasa yang dipakainya adalah bahasa Aceh. Bahasa Aceh merupakan bagian dari bahasa Melayu-Polinesia Barat.
 
Suku Aceh memiliki sejarah panjang mengenai masa keemasan sebuah kerajaan Islam hingga perjuangan penaklukan kolonial Belanda. Banyak dari budaya Aceh yang menyerap budaya Hindu di India karena banyak kosakata bahasa Aceh yang diserap dari bahasa Sanskerta. 

Suku Aceh merupakan suku di Indonesia pertama yang memeluk agama Islam dan mendirikan kerajaan Islam. Mayoritas Suku Aceh bekerja sebagai petani, pekerja tambang, dan nelayan.
 
Suku Aceh memiliki tarian dan makanan khas yang menjadi simbol eksistensi suku ini. Berikut ini adalah beberapa jenis tarian khas Suku Aceh, antara lain:

  • Tari Rabbani Wahed
  • Tari Ranup Lampuan
  • Tari Seudati
  • Tari Rateb Meuseukat
  • Tari Likok Pulo

 Nah, berikut ini adalah makanan - makanan khas Suku Aceh, yaitu:

  •  Kuah Masam Keu Eueng
  •  Kuah Pliëk u
  •  Kuah Beulangong
  •  Kuah Lada
  •  Kuah Sie Kamèng
  •  Masak Mirah
  •  Masak Puteh
  •  Mie Aceh

 Selain makanan dan tarian, Suku Aceh pun memiliki macam - macam kue atau kudapan yang khas, yaitu:

  • KeukarahTimphan
  • Meuseukat
  • Halua
  • Cingkhuy (kue khas Lam No)
  • Kuwéh Seupet
  • Kuwah Tuhe
  • Kanji Rumbi
  • Boh Usen
  • Bhoi

Selain kebudayaan dan kuliner, Suku Aceh pun memiliki tokoh-tokoh yang mengukir sejarah untuk bangsa Indonesia. 

Berikut ini adalah tokoh-tokoh dari Suku Aceh yang beberapa di antaranya telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional, antara lain:

  • Badruddin Amiruldin
  • Cik Di Tiro
  • Cut Nyak Dhien
  • Cut Nyak Meutia
  • Daud Beureueh
  • Hasan Tiro
  • Ismail al-Asyi
  • Mohamad Kasim Arifin
  • P.Ramlee atau Teuku Zakaria Teuku Nyak Puteh
  • Panglima Polem
  • Sultan Iskandar Muda
  • Tan Sri Sanusi Juned
  • Teuku Mohammad Hasan
  • Teuku Nyak Arief
  • Teuku Umar

 3. Suku Dayak di Pulau Kalimantan
 
Suku Dayak adalah suku asli Kalimantan. Sama seperti suku yang lain, suku Dayak memiliki ciri khas yang unik, mulai dari bahasa, pakaian, senjata, maupun tradisi sosial.
 
Salah satu ciri khas yang mudah dikenal dari suku ini adalah senjata yang mereka pakai. Senjata utama mereka adalah Mandau, sejenis golok yang dibuat dari batu gunung. Pegangannya yang khas biasanya diberi hiasan bulu burung maupun rambut manusia.
 
Sebagai pelindung, orang Dayak menggunakan perisai yang sangat khas. Perisainya tidak bulat tapi lonjong dengan panjang sekitar 1-1,5 meter dengan lebar sekitar 30-50 cm. Yang juga unik, bagian luar perisai selalu diberi ukiran yang memiliki makna tertentu.

Suku di Pulau Jawa

sumber gambar flickr.com

1. Suku Jawa
 
Seperti namanya, suku ini bertempat tinggal di Jawa, khususnya di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan juga Jawa Timur. Suku yang mayoritas beragama Islam ini memiliki ciri khas yang juga tak kalah unik dari suku lain. 

Pakaian kebaya yang dipadukan dengan kain batik, masakan khas, bahasa dan dialek, alat musik, maupun adat istiadat yang menarik untuk dipelajari.
 
Salah satu yang menjadi ciri orang Jawa adalah bahasa yang dipakai. Bahasa Jawa memiliki kosa kata yang cukup banyak berdasarkan kepada siapa bahasa tersebut digunakan. 

Bahasa yang digunakan untuk berbicara pada anak muda akan berbeda bila bicara dengan orang yang lebih tua. Hal seperti ini juga sering disebut unggah-ungguh (tata krama/sopan santun). Tak hanya bahasa, suku Jawa pun memiliki huruf tersendiri dalam penulisan, disebut aksoro Jowo (aksara Jawa).

2. Suku Sunda
 
Suku Sunda merupakan salah satu suku yang ada di Pulau Jawa. Suku ini merupakan suku asli dari Provinsi Jawa Barat. Suku Sunda adalah suku terbesar kedua di Indonesia setelah suku Jawa. Mayoritas Suku Sunda memeluk agama Islam. Suku Sunda dikenal dengan sifat optimis, ramah, sopan, dan riang.
 
Karakter orang Sunda yang ramah, periang, dan suka bercanda ini terlihat jelas pada tokoh cerita Sunda yang terkenal, yaitu Kabayan. Selain Kabayan, penggambaran karakter periang dan suka bercanda orang Sunda pun tergambar dari sosok Cepot.
 
Dalam membangun hubungan antar sesama di dalam kehidupan bermasyarakat, orang Sunda dilandasi dengan sikap silih asih, silih asah, silih asuh yang artinya saling mengasihi, saling mengajari, dan saling mengasuh. 

Hal ini akan menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang diwarnai dengan keakraban, kerukunan, kedamaian, ketentraman, dan kekeluargaan.

Suku Bugis di Pulau Sulawesi

Suku Bugis tinggal di Pulau Sulawesi, tepatnya di Sulawesi Selatan. Hal yang paling nampak dari suku ini adalah bahasa dan dialek yang sering disebut dengan bahasa Ugi. Tak hanya Jawa yang punya huruf khas, suku ini pun memiliki aksara atau huruf unik yang disebut aksara Lontara.
 
Selain dari bahasa, ciri khas yang mudah dikenali dari suku ini adalah pakaiannya. Baju bodo adalah pakaian tradisional suku Bugis yang dikenakan oleh para wanitanya.

Suku Asmat di Pulau Papua

 sumber gambar flickr.com

Di pulau paling timur Indonesia ini, kita akan berkenalan dengan suku Asmat. Suku Asmat sendiri dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang tinggal di pedalaman, dan juga kelompok yang mendiami pesisir pantai.
 
Yang paling khas dari suku ini adalah cara berpakaian dan kemampuan mereka dalam membuat ukir-ukiran dari kayu.
 
Rumah adat mereka pun cukup unik. Rumah yang disebut dengan rumah bujang ini memiliki atap yang terbuat dari susunan daun sagu (nipah). Rumah ini bisa sangat panjang, karena dibangun hingga mencapai 50 meter dengan lebar belasan meter.
 
Di rumah unik inilah kegiatan suku Asmat dilakukan, mulai dari upacara adat maupun musyawarah.
 
Nah, itulah penjelasan mengenai suku-suku yang ada di Indonesia. Banyaknya suku yang ada di Indonesia menandakan bahwa Indonesia kaya akan budaya dan suku.

Mas Pujakusuma
Mas Pujakusuma "Visi Tanpa Eksekusi Adalah Halusinasi" - Thomas Alva Edison

Posting Komentar untuk "Mari Mengenal Suku - Suku Yang Ada di Indonesia"