Kuatnya Budaya dan Kebudayaan Batak
Batak adalah salah suku bangsa Indonesia yang terdapat di pulau Sumatra tepat di provinsi Sumatra Utara. Mereka adalah orang-orang kuat, cerdas, dan keras. Mereka memiliki budaya yang kuat dan mempunyai persatuan yang kokoh.
Dimana pun orang batak berada mereka selalu membentuk persatuan dan rasa solidaritas mereka sangat tinggi. Ini karena kebudayaan batak yang mengajarkan seperti itu.
Orang Batak juga memiliki harga diri yang sangat tinggi. Mereka tidak akan pernah mau mengemis untuk meminta sesuatu dari orang lain.
Mereka adalah para pekerja keras. Mereka berani untuk mengadu nasib di kota - kota besar. Mereka bisa menguasai sistem perekonomian di suatu daerah. Di mana pun orang Batak tinggal, mereka pasti punya usaha untuk membangun dirinya agar lebih maju.
Dalam artikel sederhana ini akan diuraikan mengenai kearifan budaya lokal orang Batak, terutama batak yang terangkum dalam masyarakat Toba, karena ada yang mengatakan bahwa Batak asli adalah Batak Toba. Maka dari itu kita harus mengenal budaya asli mereka
Batak Toba
Yang pertama akan dijelaskan di sini adalah sistem kekerabatan mereka yang mencakup hubungan primordial suku.
Suku batak toba menyusun sistem kekerabatan tidak hanya berdasarkan hubungan darah saja, namun juga berdasar pada kasih sayang dan kerukunan unsur-unsur Dalihan Na Tolu, yaitu Hula-hua, Dongan, dan Boru.
Unsur pisang raut, yaitu namboru dan anak dari boru. Segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan maka itulah sistem kekerabatan.
Sistem religi mereka akan mencakup kehidupan beragama, baik agama lokal atau tradisional maupun agama yang diamalkan oleh pendatang. Yang pasti, agama adalah sarana untuk beribadah kepada Tuhan yang mengatur setiap kejadian dan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia, dan alam semesta.
Tradisi dan Budaya Batak
Budaya hagabon adalah ungkapan yang berarti banyak keturunan dan panjang umur. Ungkapan tradisional batak terkenal dan diucapkan pada pengantin dengan harapan mereka dikarunai banyak anak. Bahkan, mereka selalu berharap punya anak lebih dari 12 orang.
Banyak anak merupakan hal penting bagi orang batak karena merupakan sumber daya manusia yang paling kuat.
Konsep hagabon merupakan warisan zaman nenek moyang batak, di mana kekuatan sebuah suku dilihat dari banyak personil mereka dalam berperang maka mereka harus mempunyai keturunan untuk membangun kekuatan.
Saur Matuabulung adalah istilah dalam budaya Hagabon agar mereka berumur panjang. Dengan berumur panjang mereka akan lebih banyak lagi menghasil keturunan.
Selama masih produktif mereka tak pernah berhenti untuk membuat anak. Itu zaman purba. Di zaman sekarang pun masih berlaku, namun tidak sebanyak zaman dulu.
Hasangapon adalah kemuliaan, karisma untuk meraih kejayaan. Budaya ini menjadi dorongan utama bagi masyarakat Batak untuk menjadi orang kaya. Mereka akan berlomba untuk meraih kemuliaan dan kehormatan juga jabatan dalam rangka mewujudkan budaya Hasangapon.
Hamoran adalah istilah untuk menyebut kekayaan. Maka budaya ini membentuk mereka menjadi masyarakat yang pekerja keras karena kekayaan dapat membuat kita lebih terhormat.
Hamajuon adalah istilah untuk kemajuan orang Batak. Mereka akan berlomba untuk menuntut ilmu bahkan sampai merantau. Nilai budaya ini membentuk mereka menjadi masyarakat yang kuat dan cerdas. Mereka sanggup bermigrasi ke seluruh pelosok tanah air demi menuntut ilmu.
Patik Dohot Ukum adalah aturan hukum adat yang berlalu dalam masyarakat batak toba. Nilai budaya lokal ini adalah nilai yang kuat disosialisasikan oleh orang batak dalam menegakkan kebenaran yang berlaku dalam adat Batak itu sendiri. Terutama hukum yang mengatur hak hak asasi manusia.
Oleh karena banyak batak yang menjadi pengacara karena Patik Dohot Ukum ditanamakan dalam jiwa mereka.
Dalam kehidupan sosial budaya, mereka mengenal pengayoman. Bahwa dalam lingkungan masyarakat batak harus membentuk kelompok yang sifatnya mengayomi, melindungi, dan memberi kesejahteraan bagi anggotanya. Oleh karena itu, di mana pun orang batak berkumpul pasti membentuk sebuah persatuan.
Itulah budaya suku Batak yang bisa kita teladani, bahwa kita harus kuat dan mempunyai toleransi yang tinggi terhadap sesama. Sifat orang Batak yang pantang menyerah adalah sebuah sikap yang perlu kita jadikan contoh untuk diri kita dalam menghadapi kerasnya kehidupan.
Posting Komentar untuk "Kuatnya Budaya dan Kebudayaan Batak"